Back to @Stakof's profile

Rumail Abbas engagement report

@Stakof - 121K followers on X

Measured over 35 original posts from a 30-day window, last computed on October 5, 2026.

Engagement

Middle of its size range
Per follower
0.033%
of 121K followers
Per impression
1.18%
3.4K views on a typical post
Reach
2.81%
of its followers see a post
Typical post
40
interactions (median)
Saved
0.088%
3 bookmarks on a typical post
Posting rate
2.5/day
active 17% of days
Peak time
12:00 UTC
Saturday

A typical post picks up 40 interactions against 121K followers, an engagement rate of 0.033%. Measured over 35 original posts, its engagement rate beats 36% of 20,444 tracked accounts of a similar size, which puts it in the middle of its size range rather than at either end. Posts are seen about 3.4K times each, and 1.18% of those impressions turn into an interaction. That is about 2.81% of the follower count, which is the gap between an audience on paper and an audience in a timeline. Posting runs at about 2.5 posts a day over the last 30 days, though only 17% of days saw any activity at all. Most posts go out around 12:00 UTC, and Saturday is the busiest day of the week. Of the 35 posts sampled, 26% carry an image or video, 6% are part of a thread and 6% link out. The account's strongest tracked post pulled 17K interactions, about 424x its own typical post.

Measured over 35 original posts from a 30-day window, last computed on October 5, 2026.

Compared with accounts its own size

Rumail Abbas's engagement rate beats 36% of the tracked X accounts closest to it in follower count (20,444 accounts, accounts of similar size (decile 8 of 10)). A percentile is spread evenly by construction, so 50 really is the middle of that group and 90 really is its top tenth.

On engagement per impression rather than per follower it beats 46% of the same group. When those two numbers disagree, the gap is about how far its posts travel rather than how people react to them.

Where this sits in the catalog

At 0.033%, Rumail Abbas sits above the 25th percentile of the 205,152 accounts in this comparison. That places it in the below the median band, which runs 0.024% to 0.143%.

p100.004%
p250.024%
p50 (median)0.143%
p750.678%
p902.55%
p9982.4%
Engagement rate as a share of followers, across the 205,152 accounts we have scanned enough to measure. The axis is logarithmic, because the top and bottom of this population are about 22,894 times apart and a linear axis would flatten everything below the median into a single point.
Show the percentile table
Engagement rate percentiles
PercentileEngagement rate
10th percentile0.004%
25th percentile0.024%
50th percentile0.143%
75th percentile0.678%
90th percentile2.55%
99th percentile82.4%

This ruler is the whole measured catalog, not a size-matched group: it shows where the raw rate falls across every account we can measure, all of which are large. For a like-for-like comparison, read the size-band percentile above instead. See how the bands are built

Posting timing

This account posts most often around 12:00 UTC, and Saturday is its busiest day of the week. The bars below are the catalog-wide pattern, with this account's own busiest slot marked. They do not show how this account performs at each hour: we keep one aggregate per account, not one per hour, so that measurement does not exist in our data.

Engagement by hour posted, UTCTwenty-four bars, one per UTC hour. Each bar shows how posts published in that hour compare with their own authors' median engagement. Bars above the centre line ran higher than the median, bars below ran lower. A marker flags Busiest hour: 12:00 UTC.
0003060912151821
Above the authors' own mediansBelowScale: plus or minus 111%Busiest hour: 12:00 UTC
Show engagement by hour posted, utc as a table
Engagement by hour posted, UTC
Hour (UTC)Vs author medianPosts
00:00 UTC-1%89K
01:00 UTC-2%90K
02:00 UTC-3%88K
03:00 UTC-4%94K
04:00 UTC-5%76K
05:00 UTC-4%75K
06:00 UTC-5%86K
07:00 UTC-5%93K
08:00 UTC-4%108K
09:00 UTC-4%124K
10:00 UTC-3%129K
11:00 UTC-3%141K
12:00 UTC-3%154K
13:00 UTC-3%167K
14:00 UTC-4%173K
15:00 UTC-2%176K
16:00 UTC-3%171K
17:00 UTC-3%159K
18:00 UTC-2%149K
19:00 UTC-2%141K
20:00 UTC-1%131K
21:00 UTC0%116K
22:00 UTC-2%100K
23:00 UTC-1%90K
Engagement by day of weekSeven bars, one per weekday, Sunday first. Each bar shows how posts published on that day compare with their own authors' median engagement. Bars above the centre line ran higher than the median, bars below ran lower. A marker flags Busiest day: Saturday.
SunMonTueWedThuFriSat
Above the authors' own mediansBelowScale: plus or minus 111%Busiest day: Saturday
Show engagement by day of week as a table
Engagement by day of week
DayVs author medianPosts
Sunday+5%393K
Monday+1%483K
Tuesday-2%520K
Wednesday-3%472K
Thursday-2%430K
Friday-3%447K
Saturday+2%393K
See what moves engagement across the whole catalogWhat counts as a good engagement rate at this size

Formats this account uses

Its own posting mix on the left, and what each of those formats does across every account we track on the right. Only formats where the effect clears our publish test appear here, so an empty row is a format we could not measure rather than one that does nothing.

This account's posting mix compared with catalog-wide effects
FormatThis accountCatalog effect95% intervalAccounts behind it
Image or video26% of posts+111%+108% to +115%34K
Outbound link6% of posts-41%-42% to -40%32K
Typical length-+15%+14% to +16%32K
  • 26% of this account's sampled posts carry an image or video. Across the catalog, posts with an image or video run 111% above the same accounts' other posts.
  • 6% of its posts carry a link off X. Across the catalog, posts with an outbound link run 41% below the same accounts' other posts.
  • Its average post runs 725 characters, which falls in the over 280 characters band. Across the catalog, posts over 280 characters run 15% above the same accounts' other posts.

These are catalog-wide differences applied to this account's own posting mix, not a measurement of how each format performs for this account specifically. We keep one median per account, not one per format per account, so the second thing is not something this data can tell you.

Best tweets

  • Oct 4, 2026424x their median

    katanya berzina bisa nutup rezeki, tapi kenapa lc bisa beli hrv? tidak menerima jokes (bertanya dengan nada kasar)

    15K7678661772.0M viewsView on X
  • Oct 3, 2026133x their median

    Rocky Gerung disumpah pakai kitab suci apa?

    4.3K331492175544K viewsView on X
  • Oct 2, 202618x their median

    Saya sungguh ingin tau dasar dan alur pemikiran hingga keluar karya ini. https://t.co/3EsX3lKrRO

    56994541858K viewsView on X
  • Oct 3, 202614x their median

    Gus Yaqut difitnah korupsi kuota haji, NU dihajar habis-habisan di medsos, padahal terbukti TIDAK SEPESERPUN uang —termasuk yang dari ust Khalid Basalamah itu— sampai ke beliau. Seminggu berlalu sejak petinggi Muhammadiyah mengaku di sidang ikut terima uang, medsos juga diam. https://t.co/1vIdIa97zs

    2127422237135K viewsView on X
  • Oct 3, 20264.4x their median

    Siapa tahu kalian sudah kadung termakan hoaks yang tersebar, bahra Gus Yaqut ini makan duit haji, apalagi nilainya Rp622 miliar: video di bawah ini adalah sidang ke-15. Di sini, seperti yang pernah saya singgung, saksi "gemetaran" di persidangan, hingga akhirnya "berani" mengatakan bahwa BAP-nya tidak menulis apa yang ia sampaikan. Alot, memang. Namanya juga mencari bukti dari kesaksian. Saya nanya ke kuasa hukum Gus Yaqut, kenapa ada peristiwa semacam ini? Maksud saya, kenapa ada orang mencabut BAP-nya? Katanya, dulu saksi-saksi ini diperiksa tanpa pendamping ahli hukum. KPK memakai KUHAP lama. Padahal, KUHAP baru mewajibkan saksi untuk didampingi ahli hukum. Apakah kuasa hukum Gus Yaqut tahu siapa saja saksi dan isi BAP-nya? Tidak. Bahkan di persidangan pertama, Hakim Ketua bahkan menanyakan berkas-berkasnya, dan daftar saksi yang mau dihadirkan. Untuk H-1 persidangan, KPK baru memberi berkas fisik BAP-nya, dan advokat baru tahu besok siapa saja saksinya. Untuk saksi yang baru diberi tahu H-1, masih masuk akal supaya terdakwa, siapa pun itu, tidak bisa mendekati saksi untuk mengubah kesaksiannya. Tapi jika sejak di-BAP tidak didampingi ahli hukum, maka seperti inilah hasilnya. Sampai 15 kali persidangan, dengan puluhan saksi yang didatangkan, termasuk saksi kunci soal kebijakan perubahan kuota menjadi 50:50 (2024) dan suap USD271.500 (2023), belum ada yang menyatakan Gus Yaqut bersalah. Dan belum ada satu sen pun uang haram yang sampai padanya, baik langsung maupun perantara, baik lewat ucapan, tertulis, nota, atau perintah dari perantara. https://t.co/CFK4zzsXeP

    11948827.6K viewsView on X
  • Oct 4, 20263.1x their median

    Tiap kali paceklik melanda mereka, Sayidina Umar meminta hujan lewat Sahabat al-Abbas bin Abdil Muththalib. "Ya Allah, dulu kami minta hujan kepada-Mu lewat nabi kami, dan Engkau beri kami hujan. Sekarang kami bertawasul, menjadikan paman nabi kami sebagai perantara kepada-Mu. Turunkan hujan untuk kami." Hujan pun turun. Imam al-Shan'ani melihat kisah riwayat al-Bukhari ini sebagai dalil untuk meminta hujan lewat orang-orang baik dan saleh, juga lewat keluarga Nabi Muhammad. Di dalamnya juga ada keutamaan Sahabat al-Abbas, ketawadukan Sayidina Umar, dan pengakuannya atas hak ahlul bait. Sumber: Subul al-Salam

    10813303.7K viewsView on X
  • Oct 1, 20263.1x their median

    Prof. Pratikno resmi tidak dilibatkan dalam kabinet. Ini artinya, beliau akan kembali ke UGM dan jadi dosen biasa. Saya bilang ke beliau: "Sampeyan wis wayahe dadi Mas-Mas Kagama biasa, Mas. Wkwkwk~" Tapi siapa tahu kalian tidak tahu, sembari saya mengikuti berita reshuffle kabinet, tadi sempat ada kericuhan di persidangan kuota haji yang menyeret Gus Yaqut sebagai terdakwa. Bagi yang belum mengikuti, Gus Yaqut dijadikan tersangka, dipenjara, dan didakwa gara-gara kasus kuota haji tambahan 2024 (kebijakan) dan 2023 (gratifikasi atau penyuapan). Singkatnya ada saksi dari PIHK (semacam perusahaan yang mengurus haji khusus) yang di dalam BAP memberikan keterangan seperti di gambar berikut. Di persidangan, jaksa KPK nanya soal uang fee percepatan (bayar sekarang, bisa langsung berangkat haji sekarang) di tahun 2023/2024. Jaksa pingin tahu uangnya mengalir ke mana saja. Atau lebih tepatnya: apakah nyampe ke Gus Yaqut? Kericuhan terjadi ketika saksi mengatakan tidak sampai mengatakan seperti di BAP. Jaksa KPK sempat menggertak: "Jadi Anda mau bilang penyidik KPK berkreasi tentang hal ini?" Hakim ketua akhirnya mengambil alih. Dan di persidangan juga kita ketahui bahwa BAP yang ditulis di bawah ini adalah kreasi KPK. Karena saksi, ketika ditanya hakim, hanya bercerita uang itu sampai perantara. "Lho, Pak, kenapa ini ditulis? Saya kan tidak sampai mengatakan ini?" kata saksi sewaktu menceritakan situasi di KPK, ketika melihat BAP-nya di KPK sampai tengah malam. "Udah, gini aja gak apa-apa." jawab saksi menirukan penyidik, ia sampaikan kepada hakim yang bertanya bagaimana situasi dia di-BAP Tapi di BAP, malah ada pernyataan semacam ini. "Di bagian mana kesaksian Bapak dicabut? Jangan main-main. Ingat baik-baik. Ini kalimat penyidik atau Bapak? Karena ada nasib orang di persidangan ini." pungkas Hakim Ketua. Akhirnya, pernyataan dan kesaksian di bawah ini dicabut. Saksi mengatakan di depan penyidik bahwa memang ada perantara, yaitu ASN Kemenag. Tapi setelah itu, termasuk siapa yang meminta fee sebanyak itu, saksi tidak tahu menahu. Bener kata Mas Imam Malik, kalau BAP bisa dicabut di persidangan (hakim sempat menegur KPK karena persidangan ini banyak sekali saksi yang mencabut kesaksian), masalahnya siapa, sebenarnya? Selamat bermalam Jumat. Jangan lupa Yasinan, dan nitip doa untuk semua orang yang dizalimi hukum di negeri ini.

    91235417K viewsView on X
  • Oct 4, 20262.5x their median

    Syaikh Nashiruddin Al-Albani Kemarin ada diskusi dan bedah buku Ustaz Adi Hidayat. Buku itu tidak dijual, tapi diwakafkan (saya akhirnya minta tolong Gus Wafi, sebagai pemateri di acara itu dan dikasih dua, untuk mengirimkannya). Sayang sekali ekspektasi saya tidak terpenuhi, karena yang mendominasi adalah nukilan-nukilan komentar tentang Syaikh Al-Albani, bukan naqd (kritik) apakah Syaikh Al-Albani layak-tidak layak disebut muhadditsin. Syaikh ini bilang bahwa Syaikh Al-Albani begini, salah satu yang disebut adalah Syaikh al-Ghumari. "Ini bukan kata saya, tapi Syaikh al-Ghumari..." Tapi kan tentu saja ada syaikh lain yang mengatakan sebaliknya, seperti Syaikh Muqbil dan Syaikh Ibn Baz (kedua nama ini tidak disebut sepanjang empat jam durasi). Kecuali Ustaz Faris Baswedan. Beliau memberikan "sedikit" kritik kenapa metode Syaikh Al-Albani ini rancu secara metodologis. Saya sebut "sedikit" karena beliau hanya dua kali berbicara. Tapi waktunya sangat efisien (inilah salah satu kecerdasan Ustaz Faris, bisa bicara efektif dalam waktu singkat). Saya kurang minat mendengar komentar ulama tentang Syaikh Al-Albani, atau syaikh siapa pun, bukan karena saya merendahkan logika semacam ini. Cara seperti ini tidak sepenuhnya keliru, saya pun mempraktikkannya, tapi tetap saja ada bias. Maksudnya, saya percaya dengan dokter spesialis gigi ketika dia bilang gigi bungsu saya harus dicabut lewat operasi (bius total, pula). Saya gak akan banyak nanya, alias ngikut-ngikut saja. Tapi gigi bungsu istri saya, menurut dua dokter, yang sama-sama spesialisnya, ternyata mengatakan vonis berbeda. Satu menyuruh cabut, satu lagi menyuruh tambal saja. Kendati pun di-covered oleh BPJS, tentu saja saya tidak bisa lagi manut-manut saja, apalagi rasa gak punya gigi bungsu itu gak enak (seperti yang saya alami). Secara naluri, saya harus bertanya alasan masing-masing, supaya istri saya tidak bernasib sama seperti saya. Ditambah, komentar otoritas itu jika hanya dipilih versi tertentu, namanya cherry-picking. Dulu, ada dua tokoh besar yang memberikan penilaian tentang Muhammad Ibn Ishaq. Imam Malik pernah menyebutnya "dajal di antara para dajal". وَقَالَ مَالِكٌ، وَذَكَرَهُ، فَقَالَ: دَجَّالٌ مِنَ الدَّجَاجِلَةِ Tapi jangan salah, Imam Syu'bah menyebutnya "pemimpin ahli hadis". قَالَ يُونُسُ بْنُ بُكَيْرٍ: سَمِعْتُ شُعْبَةَ يَقُولُ: مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ أَمِيرُ الْمُحَدِّثِينَ لِحِفْظِهِ Tiga abad kemudian, datanglah Imam al-Dzahabi yang punya cara pandang berbeda soal Muhammad ibn Ishaq, tanpa harus menganulir dua pendapat yang bertentangan di atas. Nah, saya sebenarnya berharap bedah buku kemarin melakukan hal yang sama seperti Imam al-Dzahabi. Tapi sayangnya yang menangkap itu hanyalah Ustaz Faris. Wallah, saya menghormati seluruh gus dan ustaz yang jadi pemateri di acara bedah buku itu. Tapi karena tajuk awalnya adalah "bedah buku" secara akademik dan ilmiah, tapi ternyata yang diulas hanyalah komentar-komentar ulama ahli hadis yang hanya men-jarh Syaikh Al-Albani, sungguh ini jauh panggang dari api. Namun, Ustaz Adi Hidayat sungguh cakap menutup majelis ini dengan membawakan cerita Syaikh Al-Albani yang membantah Syaikh Yusuf al-Qaradlawi lewat buku yang judulnya "sadis", tapi Syaikh Yusuf masih menghormati ketekunan Syaikh Al-Albani dengan balasan yang santun. Minimal, pesan dari bedah buku itu nyampe: kalau mau mengkritik, maka tetaplah dalam jalur kesantunan. Sekadar trik: karena durasinya empat jam, jadi saya memutar video ini dengan kecepatan 1,5x. Dan tentu saja ingin membuktikan bahwa jam tangan Ustaz Faris itu sama seperti jam tangan saya, yaitu Casio James Bond. Wkwkwk~

    8612307.4K viewsView on X
  • Oct 3, 20262.3x their median

    FYI: di sidang kuota haji yang menyeret Gus Yaqut sebagai tersangka, saksi kembali mencabut isi BAP-nya. https://t.co/JL5sFs3rPM

    6919308.9K viewsView on X
  • Oct 3, 20262.1x their median

    https://t.co/U2K3IqxfoK https://t.co/kBGwafE06V

    62170512K viewsView on X

Ranked by total interactions across everything we have tracked for this account, which is a longer history than the 30-day window the rates above use. The multiple compares each post to this account's own median.

Buy or sell Twitter (X) accounts - escrow-protected

PlayerSells is an escrow marketplace for Twitter (X) accounts. Every deal is protected, with no middleman risk.

Reading these numbers

A typical post picks up 40 interactions against 121K followers, an engagement rate of 0.033%. Measured over 35 original posts, its engagement rate beats 36% of 20,444 tracked accounts of a similar size, which puts it in the middle of its size range rather than at either end. Posts are seen about 3.4K times each, and 1.18% of those impressions turn into an interaction. That is about 2.81% of the follower count, which is the gap between an audience on paper and an audience in a timeline. Posting runs at about 2.5 posts a day over the last 30 days, though only 17% of days saw any activity at all. Most posts go out around 12:00 UTC, and Saturday is the busiest day of the week. Of the 35 posts sampled, 26% carry an image or video, 6% are part of a thread and 6% link out. The account's strongest tracked post pulled 17K interactions, about 424x its own typical post.

What is Rumail Abbas's engagement rate on X?
Rumail Abbas (@Stakof) has an engagement rate of 0.033%, based on the median interactions across 35 original posts from the last 30 days against 120,564 followers. Replies, reposts and quote-posts of other people are excluded from that sample.
Is that a good engagement rate?
At 0.033%, Rumail Abbas sits above the 25th percentile of the 205,152 accounts in this comparison. Those comparison accounts are all large ones, because our scanning cadence is weighted towards big accounts, so this is a ranking among peers of similar scale rather than a ranking across X.
Does @Stakof have real engagement?
Its engagement rate beats 36% of the tracked X accounts closest to it in follower count (20,444 accounts), which puts it in the middle of its size range group. Ranking inside a size band matters because engagement rate falls as accounts grow, so a raw rate would mostly re-measure the follower count. It is a starting point for a look at follower quality, not a verdict on it.
When does @Stakof post?
Most posts go out around 12:00 UTC, and Saturday is its busiest day, at roughly 2.5 posts per day across the measured window.

Keep going