Malang Raya Info engagement report
@Malangraya_info - 473K followers on X
Measured over 53 original posts from a 30-day window, last computed on October 24, 2026.
Engagement
A typical post picks up 17 interactions against 473K followers, an engagement rate of 0.004%. Measured over 53 original posts, its engagement rate beats 22% of 20,444 tracked accounts of a similar size. That is a reason to look at how the audience behaves - reply depth, saves, whether the followers are recent - rather than a conclusion about it on its own. Posts are seen about 5.4K times each, and 0.317% of those impressions turn into an interaction. That is about 1.14% of the follower count, which is the gap between an audience on paper and an audience in a timeline. Posting runs at about 2 posts a day over the last 30 days, though only 40% of days saw any activity at all. Most posts go out around 13:00 UTC, and Wednesday is the busiest day of the week. Of the 53 posts sampled, 100% carry an image or video and 9% are part of a thread. The account's strongest tracked post pulled 1.7K interactions, about 99x its own typical post.
Measured over 53 original posts from a 30-day window, last computed on October 24, 2026. Recurring tag: #malangtambahruwet.
Compared with accounts its own size
Malang Raya Info's engagement rate beats 22% of the tracked X accounts closest to it in follower count (20,444 accounts, accounts of similar size (decile 10 of 10)). A percentile is spread evenly by construction, so 50 really is the middle of that group and 90 really is its top tenth.
On engagement per impression rather than per follower it beats 22% of the same group. When those two numbers disagree, the gap is about how far its posts travel rather than how people react to them.
Where this sits in the catalog
At 0.004%, Malang Raya Info sits above the 10th percentile of the 204,694 accounts in this comparison. That places it in the bottom 25% band, which runs below 0.024%.
Show the percentile table
| Percentile | Engagement rate |
|---|---|
| 10th percentile | 0.004% |
| 25th percentile | 0.024% |
| 50th percentile | 0.143% |
| 75th percentile | 0.677% |
| 90th percentile | 2.55% |
| 99th percentile | 82.4% |
This ruler is the whole measured catalog, not a size-matched group: it shows where the raw rate falls across every account we can measure, all of which are large. For a like-for-like comparison, read the size-band percentile above instead. See how the bands are built
Posting timing
This account posts most often around 13:00 UTC, and Wednesday is its busiest day of the week. The bars below are the catalog-wide pattern, with this account's own busiest slot marked. They do not show how this account performs at each hour: we keep one aggregate per account, not one per hour, so that measurement does not exist in our data.
Show engagement by hour posted, utc as a table
| Hour (UTC) | Vs author median | Posts |
|---|---|---|
| 00:00 UTC | -1% | 89K |
| 01:00 UTC | -2% | 90K |
| 02:00 UTC | -3% | 88K |
| 03:00 UTC | -4% | 94K |
| 04:00 UTC | -5% | 76K |
| 05:00 UTC | -4% | 75K |
| 06:00 UTC | -5% | 86K |
| 07:00 UTC | -5% | 93K |
| 08:00 UTC | -4% | 108K |
| 09:00 UTC | -4% | 124K |
| 10:00 UTC | -3% | 129K |
| 11:00 UTC | -3% | 141K |
| 12:00 UTC | -3% | 154K |
| 13:00 UTC | -3% | 167K |
| 14:00 UTC | -4% | 173K |
| 15:00 UTC | -2% | 176K |
| 16:00 UTC | -3% | 171K |
| 17:00 UTC | -3% | 159K |
| 18:00 UTC | -2% | 149K |
| 19:00 UTC | -2% | 141K |
| 20:00 UTC | -1% | 131K |
| 21:00 UTC | 0% | 116K |
| 22:00 UTC | -2% | 100K |
| 23:00 UTC | -1% | 90K |
Show engagement by day of week as a table
| Day | Vs author median | Posts |
|---|---|---|
| Sunday | +5% | 393K |
| Monday | +1% | 483K |
| Tuesday | -2% | 520K |
| Wednesday | -3% | 472K |
| Thursday | -2% | 430K |
| Friday | -3% | 447K |
| Saturday | +2% | 393K |
Formats this account uses
Its own posting mix on the left, and what each of those formats does across every account we track on the right. Only formats where the effect clears our publish test appear here, so an empty row is a format we could not measure rather than one that does nothing.
| Format | This account | Catalog effect | 95% interval | Accounts behind it |
|---|---|---|---|---|
| Image or video | 100% of posts | +111% | +108% to +115% | 34K |
| Outbound link | 4% of posts | -41% | -42% to -40% | 32K |
| Typical length | - | +15% | +14% to +16% | 32K |
- 100% of this account's sampled posts carry an image or video. Across the catalog, posts with an image or video run 111% above the same accounts' other posts.
- 4% of its posts carry a link off X. Across the catalog, posts with an outbound link run 41% below the same accounts' other posts.
- Its average post runs 820 characters, which falls in the over 280 characters band. Across the catalog, posts over 280 characters run 15% above the same accounts' other posts.
These are catalog-wide differences applied to this account's own posting mix, not a measurement of how each format performs for this account specifically. We keep one median per account, not one per format per account, so the second thing is not something this data can tell you.
Best tweets
- Oct 15, 202699x their median
Kabar duka menyelimuti kawasan Bromo. Mereka yang berjuang melindungi alam dari kobaran api harus kehilangan nyawa saat menjalankan tugas mulia. Doa terbaik kami panjatkan bagi para korban yang telah berpulang. Semoga segala pengabdian dan pengorbanan mereka menjadi amal kebaikan, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Di balik upaya menyelamatkan alam, ada pengorbanan yang tak akan pernah terlupakan.
- Oct 17, 202674x their median
Begini suasana antrean di SPBU Ciliwung, Kota Malang pada hari Sabtu (17/10/26) sekitar pukul 20:24 WIB. . . 🎥 kiriman warga https://t.co/46Wug1HE8j
- Oct 15, 202668x their median
MALANG - Krisis BBM melanda sejumlah daerah, termasuk wilayah Malang Raya, Jawa Timur. Hal ini tentu menyulitkan kehidupan masyarakat, ditengah kebutuhan yang harus dilakukan. Sejumlah SPBU di wilayah Malang Raya harus kehabisan stok akibat suplai Pertamina yang tak kunjung tiba. Bahkan, jika ada SPBU yang memiliki stok BBM, khususnya subsidi seperti jenis Pertalite, langsung diburu para pengendara. Akibatnya, antrean mengular hingga mengakibatkan kemacetan. Kejadian ini turut dikeluhkan oleh salah satu pengendara asal Kota Malang bernama Hanif. Ia mengeluhkan susahnya membeli BBM. Ia bercerita, saat sepulang bekerja, Rabu (14/10/2026) kemarin malam, ia berencana membeli BBM di SPBU Sukun, Kota Malang. Saat itu, antrean cukup panjang yang membuat ia tak jadi membeli BBM saat itu. “Kemarin sekitar pukul 22.38 WIB, waktu saya pulang kerja. Pas lihat antrean panjang, terus lihat BBM saya hampir habis, ya gak jadi beli. Nah tadi pagi jam 05.00 WIB mau beli pas berangkat kerja, tetap antre juga panjang sampai mau masuk ke Gang 4,” ujar Hanif, Kamis (15/10/2026). Akhirnya, ia pun harus membeli BBM eceran di toko klontong. Itu pun saat ia membeli, stoknya juga menipis. “Saya beli di toko kelontong, beli eceran. Buat berangkat kerja,” ucapnya. Pantauan lapangan, stok BBM di SPBU Jl Bandung, Kota Malang terlihat kosong. Untuk pertalite roda dua tidak ada stok. Kemudian, SPBU memasang tulisan Pertamax proses pengisian yang berarti hanya ada BBM jenis Pertamax yang masih dalam proses pengisian. Laporan: Kontributor Malang Raya Media I Kamis, 15 Oktober 2026
- Aug 31, 202656x their median
tadi pagi jalan kaki disekitar family mart suhat tapi gabisa lewat gara2 trotoarnya dipake buat parkiran maba. alhasil aku jalan melipir di pinggir jalan dan hampir kesrempet mobil🙃 tolong dong ini emang konsepnya trotoar dipake buat parkiran semua? @infomalang @Malangraya_info https://t.co/yj29jhlM60
- Sep 15, 202656x their median
Seorang mahasiswi menjadi korban p*l*c*han saat berjalan menuju kampus di kawasan Jalan Pisang Candi, Kota Malang, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku disebut mendekati korban menggunakan sepeda motor sebelum melakukan p*l*c*han dan langsung kabur. Korban menceritakan, saat itu dirinya berjalan seorang diri menuju kampus di sekitar Fakultas Psikologi Universitas Merdeka (Unmer) Malang. Berdasarkan rekaman sejumlah CCTV di sekitar lokasi yang dilihat korban, pria tersebut diduga telah mengikuti perjalanannya. Pelaku disebut baru mendekat ketika kondisi jalan mulai sepi. “Posisi saya mau ke kampus dan jalan sendiri. Dilihat dari beberapa CCTV di sekitar lokasi, orang ini memang sudah mengikuti dan mengintai saya,” kata korban melalui WhatsApp. Menurut keterangannya, pelaku kemudian datang dari arah belakang menggunakan sepeda motor. Saat berada di dekat korban, pelaku diduga melakukan p*l*c*han dengan menyentuh bagian d*da korban. “Saya langsung syok, takut dan nangis. Pelaku juga langsung ngebut,” ujarnya. Korban menyampaikan akan segera melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak kepolisian. . . 🎥 kiriman warga
- Oct 21, 202642x their median
MALANG - Ribuan demonstran yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu (ALAT BANTU) menyanyikan lagu Indonesia Pusaka ditengah-tengah orasi mereka, Rabu (21/10/2026) sore. Aksi bertajuk “2 Tahun Saja Cukup” dan “Suarakan Kedaulatan Rakyat” ini dipenuhi oleh demonstran yang menutup jalan di kawasan Balai Kota dan gedung DPRD Kota Malang. Disela-sela orasi, nyanyian lagu Indonesia Pusaka berkumandang. Mereka juga mengangkat tiga jari sebagai bentuk perlawanan. Setelah nyanyian Indonesia Pusaka, ribuan massa aksi pun mulai meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.00 WIB. Laporan: Kontributor Malang Raya Media I Rabu, 21 Oktober 2026
- Sep 2, 202634x their median
Beberapa benda 'artefak' yang ditemukan saat kegiatan pengurasan danau di Taman Rekreasi Sengkaling, Malang. Wah, beberapa HP hits pada zamannya ini 😄😄 . . 🎥 wisatasengkalingmalang https://t.co/24K2WjZ1AR
- Aug 19, 202628x their median
MALANG — Perselisihan akibat cemburu berujung maut di asrama STIKes Kendedes, Kota Malang. Seorang mahasiswa men*s*k teman sekamarnya hingga meninggal dunia pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Rahmad Aji Prabowo mengatakan, korban dan pelaku merupakan mahasiswa semester akhir asal Papua Selatan yang tinggal satu kamar di asrama. Pertikaian bermula dari ketersinggungan pelaku karena korban diduga menggoda pacarnya. Keduanya kemudian terlibat pertikaian. “Tidak direncanakan. Berawal dari kecemburuan, kemudian terjadi baku h*nt*m. Pelaku lalu mengambil p1s4u dari kamarnya,” ujar Aji. P1s4u pengupas buah sepanjang sekitar 17 sentimeter itu digunakan pelaku untuk men*s*k korban satu kali di dada kanan. Peristiwa itu terjadi di depan kamar dan korban meninggal di lokasi. Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri ke arah Perumahan Piranha. Polisi berhasil mengamankannya kurang dari satu jam setelah kejadian. Polisi telah memeriksa sekitar lima saksi dan masih mendalami motif kecemburuan tersebut. Kedua mahasiswa juga diketahui sempat mengonsumsi m1r4s pada dini hari sebelum kejadian. Pelaku dijerat Pasal 458 ayat (1) subsider Pasal 466 ayat (3) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Jenazah korban selanjutnya diproses untuk dibawa ke kampung halamannya di Papua Selatan. Laporan: Kontributor Malang Raya Media I Rabu, 19 Agustus 2026
- Sep 18, 202622x their median
Seorang siswi SMP berusia 14 tahun mengalami p*l*c*h4n saat perjalanan pulang sekolah di wilayah Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (17/9/2026) sore. Berdasarkan keterangan keluarga korban, kejadian berlangsung sekitar pukul 16.21 WIB. Korban saat itu pulang lebih sore karena mengikuti kegiatan sekolah. Sebelum kejadian, korban sempat berjalan bersama dua temannya. Keluarga menyebut korban melihat seorang pria mondar-mandir di sekitar kawasan tersebut menggunakan sepeda motor berwarna merah. Setelah berpisah dengan kedua temannya, korban melanjutkan perjalanan menuju rumah seorang diri. Menurut keterangan keluarga, pria tersebut kemudian kembali mendekati korban dan melakukan tindakan tidak pantas. Setelah kejadian, korban menceritakan apa yang dialaminya kepada keluarga. Pihak keluarga kemudian membawa kasus tersebut ke jalur hukum. “Laporan sudah masuk di Polres Kabupaten Malang,” kata pihak keluarga. Keluarga menyebut terduga pelaku hingga kini belum ditemukan. Mereka berharap masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut dapat menyampaikannya langsung kepada pihak kepolisian. 🎥 kiriman warga
- Oct 18, 202613x their median
Seorang oknum pengemudi ojek online (ojol) dilaporkan terlibat cekcok dengan pengendara mobil di Jalan Veteran, Kota Malang, Minggu (18/10/2026) siang. Keributan tersebut diduga bermula saat pengemudi ojol ditegur karena mengambil jalur yang tidak sesuai ketentuan. Peristiwa itu terjadi di sekitar akses putar balik depan gerbang Universitas Brawijaya (UB), Jalan Veteran. Berdasarkan informasi warga, pengemudi ojol tersebut diduga hendak menggunakan jalur putar balik yang tidak diperuntukkan bagi kendaraan dari arah kedatangannya. Seorang pengendara mobil kemudian menegurnya, tetapi pengemudi ojol disebut justru marah dan terlibat adu mulut. Sebagai informasi, akses putar balik di depan gerbang UB Jalan Veteran diperuntukkan bagi kendaraan dari Jalan Veteran yang hendak berputar arah atau masuk ke kawasan kampus. Sementara itu, kendaraan yang datang dari arah Jalan Sumbersari atau kawasan ITN tidak diperbolehkan menggunakan akses tersebut untuk berputar balik. 🎥 Kiriman warga
Ranked by total interactions across everything we have tracked for this account, which is a longer history than the 30-day window the rates above use. The multiple compares each post to this account's own median.
Recurring topics
The most frequent hashtags in the sampled posts. They describe what this account writes about; they are not a performance signal, and the catalog-wide breakdown on the hub shows how little hashtag count moves.
Buy or sell Twitter (X) accounts - escrow-protected
PlayerSells is an escrow marketplace for Twitter (X) accounts. Every deal is protected, with no middleman risk.
Reading these numbers
A typical post picks up 17 interactions against 473K followers, an engagement rate of 0.004%. Measured over 53 original posts, its engagement rate beats 22% of 20,444 tracked accounts of a similar size. That is a reason to look at how the audience behaves - reply depth, saves, whether the followers are recent - rather than a conclusion about it on its own. Posts are seen about 5.4K times each, and 0.317% of those impressions turn into an interaction. That is about 1.14% of the follower count, which is the gap between an audience on paper and an audience in a timeline. Posting runs at about 2 posts a day over the last 30 days, though only 40% of days saw any activity at all. Most posts go out around 13:00 UTC, and Wednesday is the busiest day of the week. Of the 53 posts sampled, 100% carry an image or video and 9% are part of a thread. The account's strongest tracked post pulled 1.7K interactions, about 99x its own typical post.
- What is Malang Raya Info's engagement rate on X?
- Malang Raya Info (@Malangraya_info) has an engagement rate of 0.004%, based on the median interactions across 53 original posts from the last 30 days against 472,551 followers. Replies, reposts and quote-posts of other people are excluded from that sample.
- Is that a good engagement rate?
- At 0.004%, Malang Raya Info sits above the 10th percentile of the 204,694 accounts in this comparison. Those comparison accounts are all large ones, because our scanning cadence is weighted towards big accounts, so this is a ranking among peers of similar scale rather than a ranking across X.
- Does @Malangraya_info have real engagement?
- Its engagement rate beats 22% of the tracked X accounts closest to it in follower count (20,444 accounts), which puts it in the bottom quarter for its size group. Ranking inside a size band matters because engagement rate falls as accounts grow, so a raw rate would mostly re-measure the follower count. It is a starting point for a look at follower quality, not a verdict on it.
- When does @Malangraya_info post?
- Most posts go out around 13:00 UTC, and Wednesday is its busiest day, at roughly 2 posts per day across the measured window.