Media Indonesia engagement report
@mediaindonesia - 1.6M followers on X
Measured over 339 original posts from a 30-day window, last computed on September 1, 2026.
Engagement
A typical post picks up 0 interactions against 1.6M followers, an engagement rate of 0%. Measured over 339 original posts, its engagement rate beats 0% of 3,791 tracked accounts of a similar size. That is a reason to look at how the audience behaves - reply depth, saves, whether the followers are recent - rather than a conclusion about it on its own. Posts are seen about 462 times each, and 0% of those impressions turn into an interaction. That is about 0.029% of the follower count, which is the gap between an audience on paper and an audience in a timeline. Posting runs at about 11.3 posts a day over the last 30 days, though only 37% of days saw any activity at all. Most posts go out around 14:00 UTC, and Tuesday is the busiest day of the week. Of the 339 posts sampled, 13% carry an image or video and 88% link out. The account's strongest tracked post pulled 67 interactions. Recurring topics include #editorialmi, #podiummi.
Measured over 339 original posts from a 30-day window, last computed on September 1, 2026. Recurring tags: #editorialmi, #podiummi.
Compared with accounts its own size
Media Indonesia's engagement rate beats 0% of the tracked X accounts closest to it in follower count (3,791 accounts, accounts of similar size (decile 10 of 10)). A percentile is spread evenly by construction, so 50 really is the middle of that group and 90 really is its top tenth.
On engagement per impression rather than per follower it beats 0% of the same group. When those two numbers disagree, the gap is about how far its posts travel rather than how people react to them.
Where this sits in the catalog
At 0%, Media Indonesia sits below the 10th percentile of the 36,759 accounts in this comparison. That places it in the bottom 25% band, which runs below 0.012%.
Show the percentile table
| Percentile | Engagement rate |
|---|---|
| 10th percentile | 0.002% |
| 25th percentile | 0.012% |
| 50th percentile | 0.08% |
| 75th percentile | 0.434% |
| 90th percentile | 2.10% |
| 99th percentile | 160.4% |
This ruler is the whole measured catalog, not a size-matched group: it shows where the raw rate falls across every account we can measure, all of which are large. For a like-for-like comparison, read the size-band percentile above instead. See how the bands are built
Posting timing
This account posts most often around 14:00 UTC, and Tuesday is its busiest day of the week. The bars below are the catalog-wide pattern, with this account's own busiest slot marked. They do not show how this account performs at each hour: we keep one aggregate per account, not one per hour, so that measurement does not exist in our data.
Show engagement by hour posted, utc as a table
| Hour (UTC) | Vs author median | Posts |
|---|---|---|
| 00:00 UTC | -1% | 51K |
| 01:00 UTC | -2% | 52K |
| 02:00 UTC | -3% | 50K |
| 03:00 UTC | -4% | 54K |
| 04:00 UTC | -6% | 43K |
| 05:00 UTC | -4% | 42K |
| 06:00 UTC | -4% | 48K |
| 07:00 UTC | -5% | 52K |
| 08:00 UTC | -4% | 61K |
| 09:00 UTC | -3% | 70K |
| 10:00 UTC | -2% | 72K |
| 11:00 UTC | -3% | 79K |
| 12:00 UTC | -2% | 87K |
| 13:00 UTC | -3% | 95K |
| 14:00 UTC | -4% | 98K |
| 15:00 UTC | -2% | 101K |
| 16:00 UTC | -4% | 99K |
| 17:00 UTC | -2% | 91K |
| 18:00 UTC | -1% | 85K |
| 19:00 UTC | -1% | 80K |
| 20:00 UTC | -1% | 75K |
| 21:00 UTC | -1% | 66K |
| 22:00 UTC | -2% | 58K |
| 23:00 UTC | -2% | 52K |
Show engagement by day of week as a table
| Day | Vs author median | Posts |
|---|---|---|
| Sunday | +4% | 232K |
| Monday | 0% | 290K |
| Tuesday | -2% | 281K |
| Wednesday | -1% | 252K |
| Thursday | -2% | 245K |
| Friday | -3% | 254K |
| Saturday | +3% | 228K |
Best tweets
- Aug 30, 2026
Penghuni Asrama Panik, Karhutla Semakin Dekat Permukiman Beginilah situasi panik di asrama Katolik Center Keuskupan Palangka Raya, yang terletak di JI. D. A Tawa X No.X, Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Para penghuni telah bersiap untuk proses evakuasi dengan berbagai barang yang telah dikemas ke dalam koper. Hal itu terjadi karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin mendekat ke area permukiman dan asrama tersebut. Situasi itu terjadi pada Sabtu, (29/8) malam. Data BPBD Kota Palangka Raya mencatat terjadi 40 kejadian Karhutla, pada 28 Agustus 2026. Warga pun diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker untuk mengantisipasi dampak paparan asap. Naskah & Editor Video: MI/Fathurrozak #PalangkaRaya #KalimantanTengah #Kalteng #Kalimantan #Karhutla #KabutAsap
- Aug 30, 2026
Hujan Deras Guyur Pekanbaru di Tengah Kabut Asap Karhutla HUJAN deras disertai gelegar petir mengguyur Kota Pekanbaru, Riau, di tengah kepungan bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Sabtu (29/8) malam. Guyuran hujan yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB tersebut disambut sorak sorai gembira dan ucapan syukur dari masyarakat setempat. Meski hujan turun dengan lebat, data pemantauan menunjukkan bahwa kualitas udara di Kota Pekanbaru belum sepenuhnya membaik secara instan. Berdasarkan data konsentrasi Partikulat Matter (PM2.5) yang dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tingkat polusi masih berada pada level yang mengkhawatirkan. Turunnya hujan di wilayah Riau ini juga tidak terlepas dari upaya intervensi manusia melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Berdasarkan informasi terbaru, tim melakukan penyemaian garam (NaCl) untuk merangsang pertumbuhan awan hujan. Tercatat sebanyak 36 ton garam disemai sepanjang bulan Agustus. Operasi ini dilaksanakan oleh PT Smart Cakrawala Aviation dengan mengerahkan pesawat Cessna Caravan 208/PK-SNM. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 8.000 hingga 12.000 kaki di berbagai wilayah yang memiliki potensi awan hujan di Riau guna menanggulangi dampak karhutla secara lebih luas. (I-2). Naskah & Video: MI/Rudi Kurniawansyah Editor Video: MI/Fathurrozak #Pekanbaru #Riau #KabutAsap #Karhutla
- Aug 30, 2026
Muktamar NU Ricuh, Protes Aturan Calon Ketum KERICUHAN pecah di arena Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8). Ratusan pemuda Nahdliyin terlibat bentrok dengan petugas pengamanan setelah massa mencoba menerobos masuk ke ruang sidang pleno guna memprotes aturan pencalonan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ketegangan bermula sejak pagi hari ketika massa yang diduga merupakan pendukung salah satu kandidat mendatangi akses menuju ruang sidang. Mereka menuntut panitia membatalkan penggunaan Peraturan Perkumpulan (Perkum) sebagai dasar verifikasi kandidat. Situasi memuncak saat massa tidak kunjung ditemui oleh panitia Muktamar. Saat rapat pleno lanjutan hendak dimulai, massa aksi melakukan aksi dorong dan berhasil merobohkan pagar besi pembatas. Brigade pengamanan Muktamar sempat kewalahan menghadapi tekanan massa yang merangsek hingga ke pintu masuk ruang rapat. Akibat insiden ini, sejumlah fasilitas seperti televisi monitor dan peralatan elektronik lainnya terpaksa diasingkan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut. Koordinator aksi, Fathoni, menegaskan aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap penerapan Perkum Nomor 3 Tahun 2025 tentang Syarat Menjadi Fungsionaris Pengurus NU. Ia menilai aturan tersebut digunakan secara diskriminatif untuk menjegal figur tertentu dalam bursa pemilihan Ketua Umum PBNU. Fathoni secara spesifik menyoroti Pasal 13 ayat (2) huruf c yang mengatur persyaratan calon Ketua Umum, termasuk ketentuan mengenai masa jeda politik. (FE/I-1). Baca selengkapnya di https://t.co/7RTUq9HECE. Naskah & Video: MI/Faishol Taselan Editor Video: MI/Fathurrozak #MuktamarNU #Jombang #PBNU #NahdlatulUlama #NU
- Aug 20, 2026
Wapres Gibran Bawa Mahasiswa Psikologi ke Lokasi Gempa Flores Wakil presiden Gibran Rakabuming Raka, membawa mahasiswa fakultas psikologi Universitas Indonesia ke lokasi bencana gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadiran mahasiswa ini untuk membantu penanganan psikososial untuk warga yang terdampak gempa. Gibran tiba di Flores pada Kamis, (20/8). Ia turut membagikan buku ke anak-anak yang berada di Pengungsian Terpusat Gelora Samador Maumere. Naskah & Video: Metro TV/Ignas Kunda Editor Video: MI/Fathurrozak #Gibran #GempaNTT #Flores #Maumere #NTT
- Sep 1, 2026
Potret Pilu Satwa Liar saat Karhutla Kalimantan Berbagai satwa liar di alam turut menjadi korban dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan. Mereka kehilangan rumah, induk, dan bahkan tak selamat dari kebakaran. Salah satunya terlihat trenggiling yang berjalan di atas aspal, ketika terjadi karhutla di Berau Barat, Kalimantan Timur. Ia tampak kehilangan rumah dan sumber pangannya. Sementara itu, juga terlihat dua ekor burung yang tampak kehilangan induk mereka, di tengah hamparan hutan yang terbakar, dan seekor ular yang tak selamat. Pilunya kondisi satwa liar itu diabadikan oleh @canborneo.id. Naskah & Editor Video: MI/Fathurrozak
- Aug 30, 2026
Korban Meninggal Ambruknya Gedung Bersejarah di Brebes Jadi 3 Orang JUMLAH korban meninggal dunia akibat ambruknya gedung peninggalan kolonial Belanda bernama Gedung Hogwan di Jalan Lapangan Asri, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (30/8), bertambah menjadi tiga orang. Korban terakhir yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan merupakan lansia. Ketiga korban meninggal dunia yakni Nara, 4, Arfa, 6, dan Kanjat, 83. Bangunan tua peninggalan Kolonial Belanda ini ambruk secara mendadak dan menutup akses jalan warga. Material gedung yang sangat berat merobohkan tiga unit rumah warga di sekitarnya hingga hancur parah. Gedung Hogwan sendiri merupakan bangunan bersejarah di Bumiayu yang dalam beberapa tahun terakhir dialihfungsikan masyarakat setempat sebagai tempat latihan olahraga bulu tangkis. Penyebab ambruknya gedung tersebut serta total nilai kerugian materiil masih dalam proses penyelidikan dan pendataan pihak berwenang. Naskah & Video: MI/Supardji Rasban Editor Video: MI/Fathurrozak #GedungHogwan #Brebes #Bumiayu #BangunanBersejarah
- Aug 18, 2026
Dua Pria Diduga Curi Nomor Rangka Mobil di GBK Aksi mencurigakan dilakukan oleh dua pria yang masuk ke kolong mobil yang tengah terparkir di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Aksi tersebut diduga berkaitan dengan pencurian data berupa nomor rangka (VIN) mobil. Warga yang memergoki aksi tersebut pun kemudian membunyikan klakson untuk mencegah aksi tersebut berlanjut. Aksi tersebut dibagikan oleh akun Threads (@)dr.bebby_linn pada Selasa, (18/8). “Buat kalian yang suka ke GBK hati2 ya gaes, barusan aku liat pas masuk mobil habis jogging, @infogbk tolong perhatikan keamanan warga,” tulis pemilik akun tersebut. Naskah & Editor Video: MI/Fathurrozak #GBK #Senayan #PencurianDataMobil #PencurianNomorRangka
- Aug 26, 2026
Gunung Burangrang Purwakarta Kebakaran Kawasan hutan di kaki Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Gunung Bakti, Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dilanda kebakaran. Belum diketahui penyebab kebarakan tersebut. Dari keterangan warga sekitar menyebutkan, api mulai terlihat oleh warga sekitar pukul 12.00 WIB. Mengetahui adanya kebakaran, warga kemudian berupaya memadamkan api secara manual agar tidak meluas ke area lainnya. Camat Kecamatan Bojong Dede Iskandar yang dimintai keteranganya menyebutkan, kebakaran yang terjadi di gunung Burangrang tersebut merupakan tanah milik Kehutanan yang berada di dua desa yaitu Desa Cihanjawar dan Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong Purwakarta. "Kebakaran terjadi di lahan milik tanah kehutanan, kini masih dalam penanganan," kata Dede Iskandar, Rabu (26/8). Untuk mencegah meluasnya kebakaran, pihak Kecamatan mengerahkan warga di dua desa yaitu desa Pasanggrahan dan Warga desa Cihanjawar dikerahkan untuk memadamkan api. Naskah: MI/Reza Sunarya Editor Video: MI/Fathurrozak #GunungBurangrang #Purwakarta #Kebakaran
- Aug 30, 2026
Warga Tewas dan Luka saat Konflik Pengusiran Gajah Aktivitas Gajah liar Sumatra di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, berujung konflik petaka dengan manusia. Satu warga tewas dan satu lainnya luka saat upaya pengusiran gajah liar. Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, terdapat dua titik kejadian (TKP) yang berada di dalam kawasan Suaka Margasatwa Pusat Latihan Gajah Sebanga (SM PLG Sebanga). “Pada TKP 1, seorang laki-laki Mikhael Daniel Simarmata, umur 18 tahun mengalami luka setelah diduga terkena tendangan gajah liar saat melakukan upaya pengusiran. Korban mengalami luka robek pada bagian pinggang dan paha dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit,” jelas Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Ujang Holisudin, Minggu, (30/8). “Sedangkan yang meninggal Darwin Sondang Napitu, 47 tahun bukan karena gajah akan tetapi karena faktor kelelahan,” tambahnya. Balai Besar KSDA Riau mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketenangan, tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan manusia maupun satwa. Naskah: MI/Rudi Kurniawansyah Editor Video: MI/Fathurrozak #Gajah #GajahSumatra #SMPLGSebanga
- Aug 30, 2026
Muktamar NU Ricuh, Gus Yahya Minta Massa Tetap Tenang KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Yahya Cholil Staquf, yang akrab disapa Gus Yahya, meminta massa yang melakukan aksi protes di arena Muktamar ke-35 NU untuk tetap tenang. Ia mengimbau agar tidak ada tindakan yang mengganggu jalannya persidangan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. "Saya mohon agar lebih tenang. Saya pribadi berjanji akan berusaha ikut mencari jalan keluar yang bijaksana dari ini yang bisa membuat tenang semua," ujar Gus Yahya, Minggu (30/8). Sebelumnya, sejumlah massa yang menamakan diri Nahdliyyin Muda menggelar aksi di arena muktamar. Mereka mendesak panitia dan jajaran PBNU agar tidak menggunakan Peraturan Perkumpulan (Perkum) sebagai instrumen untuk menghalangi pencalonan Gus Yusuf Chudlori dan Gus Salam Sohib dalam pemilihan Ketua Umum PBNU. Naskah: MI/Putri Rosmalia Octaviyani Editor Video: MI/Fathurrozak #MuktamarNU #NU #NahdlatulUlama #Jombang #GusYahya
Ranked by total interactions across everything we have tracked for this account, which is a longer history than the 30-day window the rates above use. The multiple compares each post to this account's own median.
Recurring topics
The most frequent hashtags in the sampled posts. They describe what this account writes about; they are not a performance signal, and the catalog-wide breakdown on the hub shows how little hashtag count moves.
Buy or sell X accounts - escrow-protected
PlayerSells is an escrow marketplace for X accounts. Every deal is protected, with no middleman risk.
Reading these numbers
A typical post picks up 0 interactions against 1.6M followers, an engagement rate of 0%. Measured over 339 original posts, its engagement rate beats 0% of 3,791 tracked accounts of a similar size. That is a reason to look at how the audience behaves - reply depth, saves, whether the followers are recent - rather than a conclusion about it on its own. Posts are seen about 462 times each, and 0% of those impressions turn into an interaction. That is about 0.029% of the follower count, which is the gap between an audience on paper and an audience in a timeline. Posting runs at about 11.3 posts a day over the last 30 days, though only 37% of days saw any activity at all. Most posts go out around 14:00 UTC, and Tuesday is the busiest day of the week. Of the 339 posts sampled, 13% carry an image or video and 88% link out. The account's strongest tracked post pulled 67 interactions. Recurring topics include #editorialmi, #podiummi.
- What is Media Indonesia's engagement rate on X?
- Media Indonesia (@mediaindonesia) has an engagement rate of 0%, based on the median interactions across 339 original posts from the last 30 days against 1,615,197 followers. Replies, reposts and quote-posts of other people are excluded from that sample.
- Is that a good engagement rate?
- At 0%, Media Indonesia sits below the 10th percentile of the 36,759 accounts in this comparison. Those comparison accounts are all large ones, because our scanning cadence is weighted towards big accounts, so this is a ranking among peers of similar scale rather than a ranking across X.
- Does @mediaindonesia have real engagement?
- Its engagement rate beats 0% of the tracked X accounts closest to it in follower count (3,791 accounts), which puts it in the bottom 10% for its size group. Ranking inside a size band matters because engagement rate falls as accounts grow, so a raw rate would mostly re-measure the follower count. It is a starting point for a look at follower quality, not a verdict on it.
- When does @mediaindonesia post?
- Most posts go out around 14:00 UTC, and Tuesday is its busiest day, at roughly 11.3 posts per day across the measured window.